I. VISI

Menjadi Program Studi Pendidikan Dokter unggulan di tingkat nasional dengan lulusan yang berkualitas, profesional, humanis, mempunyai daya kompetitif dan reputasi tinggi pada tahun 2018.

II. MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan kedokteran yang sesuai dengan Standar Kompetensi Dokter Indonesia serta tanggap terhadap permasalahan kesehatan;
  2. Menyelenggarakan penelitian untuk menunjang pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat;
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berupa penerapan ilmu pengetahuan, dan berperan serta dalam usaha meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
  4. Menyelenggarakan tata kelola program studi secara profesional.

III. TUJUAN

  1. Terwujudnya lulusan yang berkualitas, profesional, humanis, mempunyai daya kompetitif dan reputasi tinggi
  2. Terwujudnya penelitian yang menunjang pengembangan pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat
  3. Terwujudnya pengabdian masyarakat yang berkesinambungan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
  4. Terwujudnya tata kelola program studi secara professional yang transparan dan akuntabel

IV. SASARAN PROGRAM STUDI

  1. Meningkatkan posisi PSPD FK-UWKS pada tingkat nasional dengan status akreditasi A
  2. Meningkatkan kesesuaian antara kualitas output lulusan PSPD FK-UWKS dengan kompetensi (kebutuhan pengguna) sesuai dengan KKNI.
  3. Meningkatkan mutu pelaksanaan pendidikan di PSPD FK-UWKS sesuai dengan SKDI
  4. Meningkatkan kapabilitas pengajaran, pembimbingan dan penulisan pada dosen didalam penyusunan Silabus dan Rencana Pembelajaran Semester.
  5. Meningkatkan ketepatan dokumentasi dan implementasi sistem penjaminan mutu berkelanjutan dengan adanya penyusunan Manual Mutu dan Prosedur Mutu.
  6. Meningkatkan presentasi lulusan dengan IPK ≥ 3.00 dan masa studi tepat waktu
  7. Meningkatkan mutu proses belajar mengajar yang sesuai dengan Silabus dan Rencana Pembelajaran Semester.
  8. Meningkatkan pengalaman dan pengetahuan mahasiswa langsung dari masyarakat dengan adanya pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN)
  9. Meningkatkan mutu perencanaan pendidikan sesuai kebutuhan masyarakat dengan mengoptimalkan fungsi dari Unit Pendidikan Kedokteran (MEU)

V. Bidang Keilmuan (Body of Knowledge)

Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya menyelenggarakan pendidikan kedokteran sesuai dengan Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia yang diatur di dalam Peraturan Konsil Kedokteran Nomor 10 tahun 2012 dengan kelompok ilmu yang menjadi pilar pendidikan kedokteran adalah ilmu Biomedik, ilmu Humaniora Kedokteran, ilmu Kedokteran Klinik, dan ilmu Kesehatan Masyarakat/Kedokteran Pencegahan/Kedokteran Komunitas.

Bidang Keilmuan pada Program Studi Pendidikan Dokter FK-UWKS tahap sarjana adalah:

NO BIDANG KEILMUAN PRODI PENDIDIKAN DOKTER KODE MK
1 Agama MK-1
2 Kewarganegaraan MK-2
3 Pancasila MK-3
4 Komunikasi dan IT MK-4
5 Bahasa Inggris MK-5
6 Wawasan Lingkungan MK-6
7 Ilmu Biomedik MK-7
8 Ilmu Humaniora Kedokteran MK-8
9 Ilmu Kedokteran Klinik MK-9
10 Ilmu Kesehatan Masyarakat/Kedokteran Pencegahan/Kedokteran Komunitas MK-10
11 Ilmu Kedokteran Terintegrasi MK-11
12 Tugas Akhir 1,2,3 MK-12
13 KKN MK-13

Bahan kajian pada Program Studi Pendidikan Dokter FK Universitas Wijaya Kusuma Surabaya disesuaikan dengan ketentuan Perkonsil Kedokteran Indonesia Nomor 11 tahun 2012 dalam hal POKOK BAHASAN (Lampiran-1) yang terdiri dari:

NO BAHAN KAJIAN KODE BK
1 Agama sebagai nilai moral yang menentukan sikap dan perilaku manusia BK-1
2 Aspek agama dalam praktik kedokteran BK-2
3 Pluralisme keberagamaan sebagai nilai sosial di masyarakat dan toleransi BK-3
4 Konsep masyarakat (termasuk pasien) mengenai sehat dan sakit BK-4
5  Aspek-aspek sosial dan budaya masyarakat terkait dengan pelayanan kedokteran (logiko sosio budaya) BK-5
6  Hak, kewajiban, dan tanggung jawab manusia terkait bidang kesehatan BK-6
7  Pengertian bioetika dan etika kedokteran BK-7
8 Kaidah Dasar Moral dalam praktik kedokteran BK-8
9  Pemahaman terhadap KODEKI, KODERSI, dan sistem nilai lain yang terkait dengan pelayanan kesehatan BK-9
10 Teori-teori pemecahan kasus-kasus etika dalam pelayanan kedokteran BK-10
11 Penjelasan mengenai hubungan antara hukum dan etika (persamaan dan perbedaan) BK-11
12  Prinsip-prinsip dan logika hukum dalam pelayanan kesehatan BK-12
13 Peraturan perundang-undangan dan peraturan-peraturan lain di bawahnya yang terkait dengan praktik kedokteran BK-13
14 Alternatif penyelesaian masalah sengketa hukum dalam pelayanan kesehatan BK-14
15 Permasalahan etikomedikolegal dalam pelayanan kesehatan dan cara pemecahannya BK-15
16 Prinsip pembelajaran orang dewasa (adult learning) BK-16
17 Dasar-dasar keterampilan belajar BK-17
18 Problem based learning BK-18
19 Problem solving BK-19
20 Metodologi penelitian dan statistika BK-20
21 Penggunaan bahasa yang baik, benar, dan mudah dimengerti BK-21
22 Prinsip komunikasi dalam pelayanan kesehatan BK-22
23 Berbagai elemen komunikasi efektif BK-23
24 Komunikasi lintasbudaya dan keberagaman BK-24
25 Kaidah penulisan dan laporan ilmiah BK-25
26 Komunikasi dalam public speaking BK-26
27 Teknik keterampilan dasar pengelolaan informasi BK-27
28 Metode riset dan aplikasi statistik untuk menilai kesahihan informasi ilmiah BK-28
29 Keterampilan pemanfaatan evidence-based medicine (EBM) BK-29
30 Teknik pengisian rekam medis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan BK-30
31 Teknik diseminasi informasi dalam bidang kesehatan baik lisan maupun tulisan BK-31
32 Struktur dan fungsi pada tingkat molekular, seluler, jaringan, dan organ BK-32
33 Prinsip homeostasis BK-33
34 Koordinasi regulasi fungsi antarorgan atau sistem BK-34
35 Penyebab penyakit Lingkungan: biologis, fisik, dan kimia BK-35
36 Penyebab penyakit: Genetik BK-36
37 Penyebab penyakit: Psikologis dan perilaku BK-37
38 Penyebab penyakit :Nutrisi BK-38
39 Penyebab penyakit: Degeneratif BK-39
40 Patomekanisme penyakit: Trauma BK-40
41 Patomekanisme penyakit: Infeksi BK-41
42 Patomekanisme penyakit: Inflamasi BK-42
43 Patomekanisme penyakit :Respons imun BK-43
44 Patomekanisme penyakit :Gangguan hemodinamik BK-44
45 Patomekanisme penyakit :Proses penyembuhan (healing process) BK-45
46 Patomekanisme penyakit :Neoplasia BK-46
47 Patomekanisme penyakit  :Pencegahan secara aspek biomedik BK-47
48 Patomekanisme penyakit :Proses perbaikan jaringan (tissue repair) BK-48
49 Patomekanisme penyakit :Kelainan genetik BK-49
50 Patomekanisme penyakit :Nutrisi, lingkungan, dan gaya hidup BK-50
51 Etika kedokteran BK-51
52 Prinsip hukum kedokteran BK-52
53 Prinsip-prinsip pelayanan kesehatan (primer, sekunder, dan tersier) BK-53
54 Prinsip-prinsip pencegahan penyakit BK-54
55 Prinsip-prinsip pendekatan kedokteran keluarga BK-55
56 Mutu pelayanan kesehatan BK-56
57 Prinsip pendekatan sosio-budaya BK-57
58 Prinsip dan keterampilan anamnesis BK-58
59  Prinsip dan keterampilan pemeriksaan fisik BK-59
60 Prinsip pemeriksaan laboratorium dasar BK-60
61 Prinsip pemeriksaan penunjang lain BK-61
62 Prinsip keterampilan terapeutik (lihat daftar keterampilan klinik) BK-62
63 Prinsip kewaspadaan standar (standard precaution) BK-63
64 Kedaruratan klinik BK-64
65 Pendokumentasian informasi medik dan nonmedik BK-65
66 Prinsip dasar berbagai pemeriksaan penunjang diagnostik BK-66
67 Clinical reasoning BK-67
68 Prinsip keselamatan pasien BK-68
69 Dasar-dasar penatalaksanaan penyakit (farmakologis dan nonfarmakologis) BK-69
70 Prognosis BK-70
71 Pengertian dan prinsip evidence based medicine BK-71
72 Critical appraisal dalam diagnosis dan terapi BK-72
73 Rehabilitasi BK-73
74 Lima tingkat pencegahan penyakit BK-74
75 Kebijakan dan manajemen kesehatan BK-75
76  Standar Pelayanan Minimal (SPM) BK-76
77 Sistem Kesehatan Nasional (SKN) termasuk sistem rujukan BK-77
78 Pembiayaan kesehatan BK-78
79 Penjaminan mutu pelayanan kesehatan BK-79
80 Pendidikan kesehatan BK-80
81 Promosi kesehatan BK-81
82 Konsultasi dan konseling BK-82
83 Faktor risiko masalah kesehatan BK-83
84 Epidemiologi BK-84
85 Faktor risiko penyakit BK-85
86 Surveilans BK-86
87 Statistik kesehatan BK-87
88 Prinsip pelayanan kesehatan primer BK-88
89 Prinsip keselamatan pasien (patient safety dan medication safety) BK-89
90 Prinsip interprofesionalisme dalam pendidikan kesehatan BK-90
91 Jaminan atau asuransi kesehatan masyarakat BK-91
92 Keterampilan Pemeriksaan Fisik Diagnostik BK-92

VII. PROFIL LULUSAN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FK-UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

Tabel 1. PROFIL LULUSAN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER TAHAP SARJANA (LEVEL 6 KKNI)

NO PROFIL LULUSAN CAPAIAN PEMBELAJARAN PROGRAM STUDI*)
Sikap BK Keterampilan Umum BK Keterampilan Khusus BK Pengetahuan BK
1 Mahasiswa Program Profesi Dokter Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius BK-1 BK-2 Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang kedokteran BK-4 BK-10 BK-15 BK-29 BK-57 BK-72 BK-75 Mengaplikasikan konsep  menggali dan bertukar informasi secara verbal dan non-verbal dengan pasien pada semua usia, anggota keluarga, masyarakat, kolega, dan profesi lain serta memanfaatkan teknologi informasi komunikasi dan informasi kesehatan dalam praktik kedokteran. BK-58 BK-59 BK-60 BK-61 BK-62 BK-63 BK-64 BK-65 BK-66 BK-67 BK-68 BK-69 BK-70 BK-92 Menguasai konsep  mawas diri dan  belajar sepanjang hayat untuk mengembangkan pengetahuan baru BK-16 BK-17 BK-18 BK-19 BK-92
Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama,moral, dan etika BK-1 BK-2
BK-3 BK-6
BK-8 BK-9 BK-11
Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur BK-8 BK-16 BK-17 BK-30 BK-31 BK-53 BK-56 Mengaplikasikan konsep teoritis ilmu Biomedik, ilmu Humaniora, ilmu Kedokteran Klinik, dan ilmu Kesehatan Masyarakat/Kedokteran Pencegahan/ Kedokteran Komunitas yang terkini untuk mengelola masalah kesehatan secara holistik dan komprehensif BK-32 BK-33 BK-34 BK-35 BK-36 BK-37 BK-38 BK-39 BK-40 BK-41 BK-42 BK-43 BK-44 BK-45 BK-46 BK-47 BK-48 BK-49 BK-50 Menguasai konsep  teoritis berkomunikasi dengan pasien dan keluarganya, mitra kerja maupun dengan masyarakat BK-22 BK-23 BK-26 BK-27 BK-30 BK-31
Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila BK-3 BK-6 BK-57 Mampu mengkaji implikasi pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaidah, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan solusi, gagasan, desain atau kritik seni; BK-4 BK-25 BK-28 BK-31 Mengkaji  pengelolaan masalah kesehatan individu, keluarga maupun masyarakat secara komprehensif, holistik, terpadu dan berkesinambungan dalam konteks pelayanan kesehatan primer. BK-53 BK-54 BK-55 BK-56 BK-71 BK-72 BK-73 BK-74 BK-75 BK-76 BK-77 BK-78 BK-79 BK-80 BK-81 BK-82 BK-83 BK-84 BK-85 BK-86 BK-87 BK-88 BK-89 BK-90 BK-91 Menguasai konsep  mengakses, menilai serta mendiseminasi-kan informasi dan pengetahuan secara efektif kepada profesi kesehatan lain, pasien, masyarakat dan pihak terkait untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan BK-53 BK-54 BK-55 BK-56 BK-71 BK-72 BK-73 BK-74 BK-75 BK-76 BK-77 BK-78 BK-79 BK-80 BK-81 BK-82 BK-83 BK-84 BK-85 BK-86 BK-87 BK-88 BK-89 BK-90 BK-91
Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa BK-3 BK-6 BK-13 Mampu menyusun deskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengunggahnya dalam laman http://fk.uwks.ac.id BK-20 BK-25 BK-28 BK-29 Menyelesaikan masalah prosedural praktik kedokteran dengan menyadari keterbatasan, mengatasi masalah personal, mengembangkan diri, mengikuti  penyegaran dan peningkatan pengetahuan secara berkesinambungan serta mengembangkan pengetahuan demi keselamatan pasien. BK-58 BK-59 BK-60 BK-61 BK-62 BK-63 BK-64 BK-65 BK-66 BK-67 BK-68 BK-69 BK-70 BK-92 Menguasai konsep  ilmu Biomedik, ilmu Humaniora, ilmu Kedokteran Klinik, dan ilmu Kesehatan Masyarakat/Kedokteran Pencegahan /Kedokteran Komunitas yang terkini untuk mengelola masalah kesehatan secara holistik dan komprehensif. BK-32 BK-33 BK-34 BK-35 BK-36 BK-37 BK-38 BK-39 BK-40 BK-41 BK-42 BK-43 BK-44 BK-45 BK-46 BK-47 BK-48 BK-49 BK-50
Menghargai keaneka- ragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain BK-3 BK-5 BK-6 BK-9
BK-24 BK-57
Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar fakultas kedokteran. BK-22 BK-23 BK-26 BK-27 BK-30 BK-31 Membuat desain prosedur klinis yang berkaitan dengan masalah kesehatan dengan menerapkan prinsip keselamatan pasien, keselamatan diri sendiri, dan keselamatan orang lain BK-58 BK-59 BK-60 BK-61 BK-62 BK-63 BK-64 BK-65 BK-66 BK-67 BK-68 BK-69 BK-70 BK-89 BK-90 BK-91 BK-92 Menguasai konsep  dan prinsip prosedur diagnosis dan penatalaksanaan masalah kesehatan secara holistik dan komprehensif BK-58 BK-59 BK-60 BK-61 BK-62 BK-63 BK-64 BK-65 BK-66 BK-67 BK-68 BK-69 BK-70 BK-92
Bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan BK-19 BK-21 BK-23 Mampu bertanggung jawab atas pencapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supervisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggung jawabnya BK-16 BK-17 BK-18 BK-19 Menguasai konsep  dan prinsip promosi, prevensi, deteksi dini, penatalaksanaan masalah kesehatan individu, keluarga dan masyarakat BK-53 BK-54 BK-55 BK-56 BK-71 BK-72 BK-73 BK-74 BK-75 BK-76 BK-77 BK-78 BK-79 BK-80 BK-81 BK-82 BK-83 BK-84 BK-85 BK-86 BK-87 BK-88 BK-89 BK-90 BK-91
Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara BK-9 BK-11 BK-12 BK-13 BK-14 BK-52 Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggung jawabnya, dan mampu mengelola pembelajaran secara mandiri; BK-16 BK-17 BK-18 BK-19
Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik BK-25 BK-28 BK-31 BK-51 Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamin kesahihan dan mencegah plagiasi; BK-20 BK-25 BK-28 BK-29
Menunjukkan sikap bertanggung jawab atas pekerjaan di bidang keahliannya secara mandiri BK-14 BK-15 BK-16 BK-17 BK-89 Mampu mendengarkan dengan aktif untuk menggali permasalahan secara holistik dan komprehensif BK-16 BK-17 BK-18 BK-19 BK-58 BK-92
Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan BK-8 BK-9 BK-18 BK-19

VIII. STRUKTUR DAN ISI KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER (PSPD) FK-UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

Tabel 3 BAHAN KAJIAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FK-UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA

Bidang Bahan Kajian Kode BK Kode MK
1.  Bidang Kompetensi Dasar Pengertian bioetika dan etika kedokteran (misalnya pengenalan teori-teori bioetika, filsafat kedokteran, prinsip-prinsip etika terapan, etika klinik) BK-7 MK-8
Kaidah Dasar Moral dalam praktik kedokteran BK-8 MK-8
Pemahaman terhadap KODEKI, KODERSI, dan sistem nilai lain yang terkait dengan pelayanan kesehatan BK-9 MK-8
Teori-teori pemecahan kasus-kasus etika dalam pelayanan kedokteran BK-10 MK-8
Penjelasan mengenai hubungan antara hukum dan etika (persamaan dan perbedaan) BK-11 MK-8
 Prinsip-prinsip dan logika hukum dalam pelayanan kesehatan BK-12 MK-8
Peraturan perundang-undangan dan peraturan-peraturan lain di bawahnya yang terkait dengan praktik kedokteran BK-13 MK-8
Alternatif penyelesaian masalah sengketa hukum dalam pelayanan kesehatan BK-14 MK-8
Permasalahan etikomedikolegal dalam pelayanan kesehatan dan cara pemecahannya BK-15 MK-8
Struktur dan fungsi pada tingkat molekular, seluler, jaringan, dan organ BK-32 MK-7
Prinsip homeostasis BK-33 MK-7
Koordinasi regulasi fungsi antar organ atau sistem BK-34 MK-7
Penyebab penyakit Lingkungan: biologis, fisik, dan kimia BK-35 MK-7
Penyebab penyakit: Genetik BK-36 MK-7
Penyebab penyakit: Psikologis dan perilaku BK-37 MK-7
Penyebab penyakit: Nutrisi BK-38 MK-7
Penyebab penyakit:Degeneratif BK-39 MK-7
Patomekanisme penyakit :Trauma BK-40 MK-7
Patomekanisme penyakit: Infeksi BK-41 MK-7
Patomekanisme penyakit :Inflamasi BK-42 MK-7
Patomekanisme penyakit: Respons imun BK-43 MK-7
Patomekanisme penyakit :Gangguan hemodinamik BK-44 MK-7
Patomekanisme penyakit :Proses penyembuhan (healing process) BK-45 MK-7
Patomekanisme penyakit :Neoplasia BK-46 MK-7
Patomekanisme penyakit : Pencegahan secara aspek biomedik BK-47 MK-7
Patomekanisme penyakit Proses perbaikan jaringan (tissue repair) BK-48 MK-7
Patomekanisme penyakit: Kelainan genetik BK-49 MK-7
Patomekanisme penyakit: Nutrisi, lingkungan, dan gaya hidup BK-50 MK-7
Etika kedokteran BK-51 MK-8
Prinsip hukum kedokteran BK-52 MK-8
2. Bidang Inti Keilmuan  I Prinsip-prinsip pelayanan kesehatan (primer, sekunder, dan tersier) BK-53 MK-10
Prinsip-prinsip pencegahan penyakit BK-54 MK-10
Prinsip-prinsip pendekatan kedokteran keluarga BK-55 MK-10
Mutu pelayanan kesehatan BK-56 MK-10
Pengertian dan prinsip evidence based medicine BK-71 MK-10
Critical appraisal dalam diagnosis dan terapi BK-72 MK-10
Rehabilitasi BK-73 MK-10
Lima tingkat pencegahan penyakit BK-74 MK-10
Kebijakan dan manajemen kesehatan BK-75 MK-10
 Standar Pelayanan Minimal (SPM) BK-76 MK-10
Sistem Kesehatan Nasional (SKN) termasuk sistem rujukan BK-77 MK-10
Pembiayaan kesehatan BK-78 MK-10
Penjaminan mutu pelayanan kesehatan BK-79 MK-10
Pendidikan kesehatan BK-80 MK-10
Promosi kesehatan BK-81 MK-10
Konsultasi dan konseling BK-82 MK-10
Faktor risiko masalah kesehatan BK-83 MK-10
Epidemiologi BK-84 MK-10
Faktor risiko penyakit BK-85 MK-10
Surveilans BK-86 MK-10
Statistik kesehatan BK-87 MK-10
Prinsip pelayanan kesehatan primer BK-88 MK-10
Prinsip keselamatan pasien (patient safety dan medication safety) BK-89 MK-10
Prinsip interprofesionalisme dalam pendidikan kesehatan BK-90 MK-10
Jaminan atau asuransi kesehatan masyarakat BK-91 MK-10
      3. Bidang Inti Keilmuan  II Prinsip dan keterampilan anamnesis BK-58 MK-9
 Prinsip dan keterampilan pemeriksaan fisik BK-59 MK-9
Prinsip pemeriksaan laboratorium dasar BK-60 MK-9
Prinsip pemeriksaan penunjang lain BK-61 MK-9
Prinsip keterampilan terapeutik (lihat daftar keterampilan klinik) BK-62 MK-9
Prinsip kewaspadaan standar (standard precaution) BK-63 MK-9
Kedaruratan klinik BK-64 MK-9
Pendokumentasian informasi medik dan nonmedik BK-65 MK-9
Prinsip dasar berbagai pemeriksaan penunjang diagnostik BK-66 MK-9
Clinical reasoning BK-67 MK-9
Prinsip keselamatan pasien BK-68 MK-9
Dasar-dasar penatalaksanaan penyakit (farmakologis dan nonfarmakologis) BK-69 MK-9
Prognosis BK-70 MK-9
4. Bidang Kompetensi Pendukung Penggunaan bahasa yang baik, benar, dan mudah dimengerti BK-21 MK-5
Komunikasi lintasbudaya dan keberagaman BK-24 MK-5
Prinsip komunikasi dalam pelayanan kesehatan BK-22 MK-4
Berbagai elemen komunikasi efektif BK-23 MK-4
Komunikasi dalam public speaking BK-26 MK-4
Teknik keterampilan dasar pengelolaan informasi BK-27 MK-4
Teknik pengisian rekam medis untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan BK-30 MK-4
Teknik diseminasi informasi dalam bidang kesehatan baik lisan maupun tulisan BK-31 MK-4
Konsep masyarakat (termasuk pasien) mengenai sehat dan sakit BK-4 MK-6
Prinsip pendekatan sosio-budaya BK-57 MK-6
Agama sebagai nilai moral yang menentukan sikap dan perilaku manusia BK-1 MK-1
Aspek agama dalam praktik kedokteran BK-2 MK-1
Hak, kewajiban, dan tanggung jawab manusia terkait bidang kesehatan BK-6 MK-3
Pluralisme keberagamaan sebagai nilai sosial di masyarakat dan toleransi BK-3 MK-13
Aspek-aspek sosial dan budaya masyarakat terkait dengan pelayanan kedokteran BK-5 MK-2
5. Bidang Implementatif Metodologi penelitian dan statistika BK-20 MK-12
Kaidah penulisan dan laporan ilmiah BK-25 MK-12
Metode riset dan aplikasi statistik untuk menilai kesahihan informasi ilmiah BK-28 MK-12
Keterampilan pemanfaatan evidence-based medicine (EBM) BK-29 MK-12
Prinsip pembelajaran orang dewasa (adult learning) BK-16 MK-11
Dasar-dasar keterampilan belajar BK-17 MK-11
Problem based learning BK-18 MK-11
Problem solving BK-19 MK-11
Keterampilan pemeriksaan fisik diagnostik BK-92 MK-11